Jumat, 14 Mei 2010

PENYAKIT GONORHOE

BAKTERI Neisseria gonorrhoeae PENYEBAB PENYAKIT GONORHOE (KENCING NANAH)

Bakteri merupakan organisme yang paling banyak jumlahnya dan lebih tersebar luas dibandingkan mahluk hidup yang lain. Bakteri memiliki ratusan ribu spesies yang hidup di darat hingga lautan dan pada tempat-tempat yang ekstrim. Bakteri ada yang menguntungkan tetapi ada pula yang merugikan. Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan mahluk hidup yang lain. Bakteri adalah organisme uniselluler dan prokariot serta umumnya tidak memiliki klorofil dan berukuran renik (mikroskopis).
Dalam kehidupan manusia bakteri ada yang menguntungkan dan ada pula yang merugikan. Salah satu jenis bakteri yang merugikan adalah Neisseria gonorrhoeae. Bakteri Neisseria gonorrhoeae menyebabkan penyakit ghonore (kencing nanah) yang merupakan penyakit menular seksual yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan, dan bagian putih mata (konjungtiva). Gonore bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian. Pada wanita, gonore bisa menjalar ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput di dalam pinggul sehingga timbul nyeri pinggul dan gangguan reproduksi (Alcamo, 2001).



GEJALA
• Pada pria, gejala awal biasanya timbul dalam waktu 2-7 hari setelah terinfeksi. Gejalanya berawal sebagai rasa tidak enak pada uretra, yang beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih dan keluarnya nanah dari penis.
• Pada wanita, gejala awal bisa timbul dalam waktu 7-21 hari setelah terinfeksi. Jika timbul gejala, biasanya bersifat ringan. Tetapi beberapa penderita menunjukkan gejala yang berat, seperti desakan untuk berkemih, nyeri ketika berkemih, keluarnya cairan dari vagina dan demam.

PENULARAN
• Gonorrhea merupakan penyakit menular seksual yang gampang menyebar. Berbagai bentuk penetrasi seksual, entah oral, anal atau vaginal dapat menularkan gonorrhea.
• Penderita gonorrhea dapat menginfeksi area lain di tubuhnya dengan hanya menyentuh area terinfeksi dan mentransfer ekskresi. Gonorrhea mungkin juga menyebar di pakaian, bahkan tempat cucian.
• Jika tempat cucian bekas dipakai mencuci pakaian yang terinfeksi bakteri ini, dan tempat yang sama dipakai orang lain tak lama sesudahnya, penularan infeksi bisa terjadi (Martinko, 1995).

KOMPLIKASI
Infeksi kadang menyebar melalui aliran darah ke 1 atau beberapa sendi, dimana sendi menjadi bengkak dan sangat nyeri, sehingga pergerakannya menjadi terbatas. Bisa terjadi infeksi jantung (endokarditis). Infeksi pembungkus hati (perihepatitis) bisa menyebabkan nyeri yang menyerupai kelainan kandung empedu.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopik terhadap nanah, dimana ditemukan bakteri penyebab gonore. Jika pada pemeriksaan mikroskopik tidak ditemukan bakteri, maka dilakukan pembiakan di laboratorium. Jika diduga terjadi infeksi tenggorokan atau rektum, diambil contoh dari daerah ini dan dibuat biakan (Hugenholtz, 1998).

PENCEGAHAN
Untuk mencegah penularan gonore, digunakan kondom dalam melakukan hubungan seksual. Jika menderita gonore, hindari hubungan seksual sampai pengobatan antibiotik selesai.

DAFTAR PUSTAKA

Alcamo IE. 2001. Fundamentals of microbiology. Boston: Jones and Bartlett. ISBN 0-7637-1067-9.

Anonym. 2008. Neisseria gonorrhoeae http://adienaukke.blogspot.com/2008/ 08/neisseria-gonorrhoeae.html

Atlas RM. 1995. Principles of microbiology. St. Louis: Mosby. ISBN 0-8016-7790-4.

Cutillas, rosario. 2006. Gonore Penyakit Menular Seksual. http://www.ranesi. nl/tema/kesehatan050926/gonore_pms060419

0 komentar:


Blogspot Template by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and Supported by Home Interiors